Sabtu, 11 Februari 2012

OPEC

OPEC
1.    Sejarah OPEC
http://www.petroleum-engineering.net/wp-content/uploads/2011/08/OPEC.png




Empat puluh tiga tahun yang lalu, pada tanggal 14 September 1960,  piagam pendirian organisasi produsen minyak (OPEC) ditandatangani oleh lima negara, Iran, Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan Venezuela. Organisasi ini didirikan dengan tujuan menghadapi perusahaan-perusahaan minyak besar milik Barat yang memonopoli penemuan, eksplorasi, dan penjualan minyak di tingkat dunia.

Perusahaan Barat tersebut juga menentukan harga minyak sesuai dengan kepentingan mereka dan hal ini merugikan para produsen minyak. Meskipun pada awalnya, OPEC tidak memiliki banyak kekuatan, namun kemudian secara bertahap setelah bergabungnya Al-Jazair, Libya, Nijeria, Qatar, Emirat, Gabon, Indonesia, dan Ekuador, OPEC semakin kuat.

Oleh karena itu, pada krisis minyak akibat perang antara Mesir dan Zionis dan embargo minyak di Barat oleh  negara-negara Arab, harga minyak naik hingga tiga kali lipat. Peran OPEC di pasar minyak dunia dan penentuan harga minyak selama dekade 70-an hingga kini, sangat besar. Kini, meskipun Ekuador dan Gabon keluar dari OPEC dan saham OPEC dalam produksi dunia telah menurun, organisasi ini masih memiliki peran besar dalam penentuan harga minyak dunia.

2.    Keanggotaan OPEC
-         Afrika
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/77/Flag_of_Algeria.svg/22px-Flag_of_Algeria.svg.png Aljazair (1969)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9d/Flag_of_Angola.svg/22px-Flag_of_Angola.svg.png Angola (1 Januari 2007)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/05/Flag_of_Libya.svg/22px-Flag_of_Libya.svg.png Libya (Desember 1962)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/79/Flag_of_Nigeria.svg/22px-Flag_of_Nigeria.svg.png Nigeria (Juli 1971)
-         Asia
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0d/Flag_of_Saudi_Arabia.svg/22px-Flag_of_Saudi_Arabia.svg.png Arab Saudi (negara pendiri, September 1960)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/ca/Flag_of_Iran.svg/22px-Flag_of_Iran.svg.png Iran (negara pendiri, September 1960)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f6/Flag_of_Iraq.svg/22px-Flag_of_Iraq.svg.png Irak (negara pendiri, September 1960)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/aa/Flag_of_Kuwait.svg/22px-Flag_of_Kuwait.svg.png Kuwait (negara pendiri, September 1960)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/65/Flag_of_Qatar.svg/22px-Flag_of_Qatar.svg.png Qatar (Desember 1961)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cb/Flag_of_the_United_Arab_Emirates.svg/22px-Flag_of_the_United_Arab_Emirates.svg.png Uni Emirat Arab (November 1967)
-         Amerika Selatan
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e8/Flag_of_Ecuador.svg/22px-Flag_of_Ecuador.svg.png Ekuador (1973–1993, kembali menjadi anggota sejak tahun 2007)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/06/Flag_of_Venezuela.svg/22px-Flag_of_Venezuela.svg.png Venezuela (negara pendiri, September 1960)

-         Anggota yang keluar
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/04/Flag_of_Gabon.svg/22px-Flag_of_Gabon.svg.png Gabon (keanggotaan penuh dari 1975–1995)
§  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9f/Flag_of_Indonesia.svg/22px-Flag_of_Indonesia.svg.png Indonesia (anggota dari Desember 1962–Mei 2008)
Pada Mei 2008, Indonesia mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan surat untuk keluar dari OPEC pada akhir 2008 mengingat Indonesia kini telah menjadi importir minyak (sejak 2003) atau net importer dan tidak mampu memenuhi kuota produksi yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, pada saat artikel ini dibuat (7 Agustus 2008) total OPEC memiliki 13 anggota, yaitu: Iran, Irak, Kwait, Arab Saudi, dan Venezuela. Sejak pertama kali didirikan OPEC berpusat di Genewa, Swiss. Namun, sejak 1 September 1965 kantor pusat OPEC pindah ke Vienna, Austria.
3.    Tujuan OPEC
            Tujuan pendirian OPEC adalah untuk melakukan koordinasi dan menyatukan kebijakan energi dari setiap negara anggota, dalam rangka menjamin harga minyak mentah yang stabil dan adil bagi produsen. Pertemuan antar menteri perminyakan dari setiap negara anggota OPEC dilakukan dua kali dalam setahun.

            Kemampuan produksi OPEC rata-rata di atas 40 persen dari total kapasitas produksi dunia, stabil dari tahun ke tahun, -terkecuali pada era awal tahun 80-an sampai 90-an saat terjadi konflik Arab Israel, perang Irak-Iran dan Perak Teluk I, produksi OPEC turun sampai di bawah 40 persen. Pada tahun 1970-an, produksi minyak OPEC mencapai diatas 50 persen produksi minyak dunia, dengan puncaknya pada 1973 dengan share sebesar 55.,4 persen. Saat itu OPEC memproduksi 30,6295 juta barel per hari dari total produksi dunia 55,2436 juta barel per hari, sementara Indonesia menyumbang 1,3385 juta barel per hari
.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar